Sejarah Gereja

02/28/2023

Cara kita menjadi Filadelfia adalah dengan berpegang kepada firman dan nama Tuhan. Filadelfia juga menerima semua saudara, tidak menerima perpecahan. Akar pergerakan Kaum Saudara dimulai di Dublin, dari sekelompok orang yang keluar dari denominasi-denominasi seperti Anglikan. Sejarah ini dimulai tahun 1826, saat Edward Cronin menemukan bahwa praktik mereka selama ini telah salah; yaitu, jika mau makan roti dan cawan harus jadi anggota resmi. Yang benar adalah bahwa semua orang percaya itulah satu tubuh. Cronin bersama beberapa yang lain akhirnya keluar dari kapel York Street dan memecahkan roti serta berdoa. Mereka lepas dari denominasi untuk bersatu menjadi satu keesaan tunggal. (Demikian pula Saudara Watchman Nee bersama Saudara Leland Wang keluar dari denominasi untuk memecahkan roti bersama). Tahun 1827 masih banyak lagi tokoh-tokoh kenamaan yang bergabung. Mereka justru bukan lulusan teologi, contohnya, Groves adalah seorang dokter gigi.

Pelajaran rohani:

  • Kebenaran mengenai pemecahan roti harus terbuka dengan sangat jelas dan tepat. 
  • Teman Injil kita harus diberitakan perihal ini. Harus promote sidang ini dengan baik, karena sidang ini maha penting. Beritakanlah ini sebagai Injil.
  • Groves akhirnya menjadi misionaris di Baghdad. Kita juga harus menjadi benih kebenaran yang tertabur di kota-kota di negara kita, kemana pun kita pergi.
  • Saat memberitakan, percaya Tuhan sudah siapkan orang-orang yang siap menerima wahyu akan kebenaran. Doa agar Tuhan mempertemukan kita dengan mereka. Jangan meremehkan setiap gerak gerik kita karena Allah bergerak di dalamnya.
  • Publikasi juga memainkan peranan penting. Contoh: traktat, buku rohani.
  • Namun saat menghadapi orang-orang yang bersikukuh terhadap perbedaan mereka, belajarlah bersikap akomodatif terhadap mereka.

Referensi:

Gereja lokal.

Share
© 2024 Bonbon's Diaries, All rights reserved.
Powered by Webnode
Create your website for free! This website was made with Webnode. Create your own for free today! Get started